­

Farmakokinetika Disposisi Obat

by - Juni 26, 2019

Hai hai.
Hari ini mau belajar dari file ini.

-
Pengantar
-

Xenobiotika | Zat asing yang masuk dan bukan berasal dari lingkungan sekitarnya

Setelah obat mencapai sistem sirkulasi sistemik, maka bersama aliran darah akan diedarkan keseluruh tubuh. Peredaran obat di dalam tubuh melalui dua proses utama. Yaitu. Satu. Transfer obat bersama aliran darah "konveksi". Dan. Dua. Transfer obat melewati membran.

Volume darah yang dipompakan oleh jantung permenit disebut Curah Jantung (VJM).
VJM dipompa sebanyak 5,5 L per menit pada saat istirahat.

Tekanan darah normal manuasia adalah 90/60 mmHg - 120/80 mmHg.
Sistolik/ Diastolik.
Sistolik adalah tingkat tekanan darah ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
Diastolik adalah tingkat tekanan darah saat jantung beristirah sejenak sebelum kembali memompa lagi.

Tekanan darah bisa diibaratkan seperti keadaan didalam pipa air yang dimana pada saat itu aliran air dipipa di tekan/ di tutup pada sisi aliran air keluar. Bayangkan selang air yang ditutup pake jari jempol. Begitulah ajaran bayangan yang diajarkan dosen saya dikampus :)

Tekanan sistol 120 mmHg mengakibatkan darah mengalir liner dengan laju aliran 300 mm/sec melewati aorta. Pada laju aliran seperti ini obat akan sangat cepat tercampur dengan darah. Molekul obat akan terdifusi sangat cepat.

-
Fisiologis Distribusi Obat
-

Faktor yang mempengaruhi distribusi obat.

Satu. Faktor biologis.
|Laju aliran darah dari organ dan jaringan
|Sifat membran biologis
|Perbedaan pH antara plasma dan jaringan 

Dua. Faktor sifat molekul xenobiotika
|Ukuran molekul 
|Ikatan antara protein plasma dan protein jaringan
|Kelarutan 
|Sifat kimia

-
Ikatan Protein
-

Ikatan protein adalah ikatan obat dengan obat dengan protein plasma, jaringan, atau makromolekul lain. Ikatan protein bersifat reversibel (bisa berubah/ bolak balik) - Ikatan kimia lemah - Ikatan dipol dipol | Ikatan hidrogen - Gaya Van der Waals.


You May Also Like

0 coment�rios

Diberdayakan oleh Blogger.